ya kau sang langit
RASA, HAMPA DAN TERBUANG
Ini tentang hatiku, hati yang sedang meradang dalam kesunyian hati.
Kadangku berfikir, untuk apa allah hadirkan hati jika hanya untuk dijatuhkan lalu mati. Sering kali, aku merasa tak adil. Sakit rasanya. Saat harapan melambung tinggi, dengan mudahnya dijatuhkan.
Terlalu banyak luka dan air mata, hingga akupun bingung membedakan mana tangis bahagia tau sedihkah. Apa kalian pernah berada diposisi ini atau tidak, atau mungkin hanya aku saja.
Ini sebuah cerita singkat tentang bagaimana aku, seorang gadis lemah nan polos berjuang menahan ego dan sayatan hati. Entah dalam taqdir apa, aku bisa bertemu dengan sang langit yang sempurna. Berda dalam sebuah kesalahan, hingga menjadi kebiasaan. Salig menungkapkan dan menjaga dalam diam. Terbang tinggi sekali, hingga tak terlihat sedikitpun daratan. Ingga suatu saat, aku sadar akan teori lama, “jika seseorang diajak terbang setinggi langit iya akan mudah jatuh untuk mati” dan kini, aku dalam posisi yang terjatuh.
Aku tak ingin jatuh, aku masih ingin terbang, namun saat ku ingat apa sebab aku terjatuh, rasanya aku tak ingin lagi melihat langit.aku membencinya, amat. Tapi aku sadar, cara membalas sakit yang paling baik adalah berubah menjadi sesorang yang baru. Menjatuhkan tanpa membalas dengan cacian. Memberi pelajaran dengan sebaik-baiknya.karen aaku faham, itulah dinamika kehidupan.
Untukmu, sang langit yang tak akan pernah bisa kugapai.

Komentar
Posting Komentar